Cari Tips Kesehatan online

Solusi Untuk Anak Susah Makan

Friday, August 7, 2009

Anak Susah Makan

Tanya:

Yth dr Dadang,

Anak saya perempuan saat ini berumur dua tahun. Anak saya sulit untuk makan dan minum susu. Berat badannya naik-turun berkisar 10-11 kg. Selain itu, dia juga gampang sakit, misalnya demam, batuk dan pilek. Kalau sudah sakit agak lama sembuhnya.

Apa yang harus saya lakukan dok? Bolehkah saya memberi suplemen, dan suplemen apa yang diperbolehkan?

Nayla, Tangerang

Jawaban :

Yang terhormat sdri. Nayla,

Solusi Kesehatan Bersama - Online : Anak usia dua tahun biasanya mempunyai berat badan 12,4 kg dan tinggi badan 87,1 cm. Berat badan putri Anda, naik-turun berkisar 10-11 kg, masih dalam batas-batas normal, karena masih di atas 80% standar berat badan untuk anak seusianya.

Banyak faktor penyebab anak berumur dua tahun sulit untuk makan dan minum susu, misalnya anak gampang sakit demam, batuk dan pilek yang sembuhnya lama. Penurunan nafsu makan dan susah makan saat atau setelah sakit radang bisa disebabkan terbentuknya cachectin yaitu zat yang mengganggu nafsu makan.

Apabila anak sembuh dan sehat kembali, kadar cachectin berkurang. Seiring berkurangnya cachectin, maka anak secara berangsur-angsur akan timbul kembali nafsu makannya.

Apabila putri Anda sudah sehat kembali tetapi tetap sulit sekali makan dan minum susu, Anda tidak perlu memaksa putri Anda secara keras untuk makan dan minum susu.

Anda perlu mencoba dengan kasih sayang, terus dan terus untuk memberikan makanan, misalnya nasi lembek, lauk pauk dan sayuran serta minum susu sedikit demi sedikit, secara berulang-ulang. Mungkin setelah tiga-lima kali putri Anda menolak makanan atau minum susu, Anda harus berhenti dulu dari usaha memberi makanan atau minum susu.

Bukan tak mungkin setelah Anda mengulanginya sampai ke-30 kali, barulah putri Anda mau mencoba makanan dan menelannya sedikit saja. Itu baru menelan makanan sedikit. Jika Anda ingin putri Anda makan dan minum susu, cobalah terus diberikan makanan atau minum susu dalam suasana nyaman dan menyenangkan hatinya.

Anak perempuan dua tahun sudah bisa diskusi untuk memilih dan menentukan jenis, ragam dan variasi makanan. Oleh karena itu, putri Anda bisa memilih lauk pauk hewani dan nabati olahan, serta sayuran dan buah-buahan sesuai selera dan keinginannya.

Anak-anak tidak dianjurkan mengonsumsi suplemen. Pemberian suplemen makanan kepada anak-anak secara rutin dalam jangka waktu lama tidak diperbolehkan.

Apabila putri Anda sehat dan dapat mengonsumsi makanan alamiah, gizi seimbang, beragam dan bervariasi sesuai kebutuhan, putri Anda tidak memerlukan suplemen makanan. Bahan makanan pokok alamiah, lauk pauk hewani, lauk pauk nabati, sayuran dan buah-buahan serta susu sudah mengandung semua zat gizi yang diperlukan oleh tubuh anak.

Dadang Arief Primana

Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Kedokteran Olahraga




Sumber : Bisnis Indonesia Online

0 komentar:

Post a Comment